Panduan Sekolah Kedinasan
Daftar Sekolah Kedinasan 2026: 9 Instansi, Jenjang, Formasi, dan Cara Daftar di SSCASN
Tim Pengajar BimbelKedinasan.com Diperbarui Oktober 2026
Jawaban singkat
Pada 2026 ada 9 kementerian/lembaga yang membuka sekolah kedinasan lewat SSCASN BKN dengan total 4.770 formasi: PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekip & Poltekim (Poltekimipas), Poltekpin, Poltek SSN, dan 12 kampus Kemenhub. Semuanya mendaftar dengan alur yang sama — satu akun SSCASN, satu sekolah pilihan — dan diawali SKD berbasis CAT BKN.
9 Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026
Kesembilan kementerian/lembaga berikut membuka sekolah kedinasan 2026, dengan IPDN sebagai penerima terbanyak dan jenjang yang didominasi D-IV (Sarjana Terapan).
| Sekolah | Instansi | Jenjang | Formasi 2026 |
|---|---|---|---|
| IPDN | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) | D-IV (10 prodi) | 1.410 |
| PKN STAN | Kementerian Keuangan (Kemenkeu) | Sarjana Terapan (3 prodi) dan D-III Akuntansi | 1.000 |
| Sekolah Kemenhub (12 kampus) | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) | D-III dan D-IV | 891 |
| Polstat STIS | Badan Pusat Statistik (BPS) | D-III Statistika, D-IV Statistika, D-IV Komputasi Statistik | 564 |
| Poltekip & Poltekim (Poltekimipas) | Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) | D-IV (6 prodi) | 375 (+30 formasi pegawai) |
| Poltekpin | Kementerian Hukum (Kemenkum) | D-IV (4 prodi) | 250 |
| STMKG | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) | D-IV (4 prodi) | 130 |
| STIN | Badan Intelijen Negara (BIN) | Sarjana & Sarjana Terapan (3 prodi dibuka 2026) | 100 |
| Poltek SSN | Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) | D-IV (3 prodi) | 50 |
Formasi menurut BKN (total 4.770). Satu pendaftar hanya boleh memilih satu sekolah kedinasan.
Sumber: BKN: jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026 (4.770 formasi)
Cara Daftar Sekolah Kedinasan di SSCASN
Pendaftaran semua sekolah kedinasan di atas dilakukan daring di sscasn.bkn.go.id dengan alur yang sama; yang berbeda hanya pilihan instansi, jalur atau formasi, program studi, dan dokumen yang diminta.
- Cek syarat sekolah tujuanmu lebih dulu — usia, nilai, tinggi badan, dan jurusan — karena satu syarat yang tidak terpenuhi menggugurkan pendaftaran di seleksi administrasi.
- Buat akun di sscasn.bkn.go.id dengan NIK dan nomor Kartu Keluarga, lalu cetak Kartu Informasi Akun.
- Login, lalu pilih satu sekolah kedinasan, jalur atau formasinya (misalnya reguler, afirmasi, atau pembibitan), dan program studi.
- Lengkapi biodata, unggah dokumen sesuai pengumuman sekolah, periksa ulang, akhiri pendaftaran, dan cetak bukti pendaftarannya.
- Pantau hasil seleksi administrasi dan masa sanggah; peserta yang lolos membayar PNBP SKD sebesar Rp100.000 lewat kode billing di akun SSCASN, lalu mencetak kartu ujian.
Berkas Pendaftaran yang Perlu Disiapkan
Daftar dokumennya ditetapkan tiap sekolah, tetapi pengumuman 2026 umumnya meminta identitas, ijazah dan nilai, pasfoto, serta surat pernyataan sesuai format sekolah — semuanya diunggah sebagai hasil pindai di SSCASN.
Format dan ukuran file juga diatur — di IPDN, misalnya, KTP dan pasfoto berformat .jpg maksimal 500 KB, sedangkan dokumen lain .pdf maksimal 1.000 KB.
- Identitas: KTP elektronik dan Kartu Keluarga; sebagian sekolah juga meminta akta kelahiran.
- Pendidikan: ijazah SMA/sederajat (atau SKL bagi lulusan tahun berjalan) dan transkrip nilai.
- Pasfoto sesuai ketentuan — misalnya IPDN meminta ukuran 4×6 berlatar merah, tanpa kacamata, dengan kemeja putih lengan panjang.
- Surat pernyataan atau pakta integritas sesuai format sekolah, seperti Pakta Integritas tulisan tangan di IPDN.
- Dokumen tambahan di sekolah tertentu: Poltekpin, misalnya, juga meminta surat lamaran bermeterai, surat keterangan belum menikah dari lurah/kepala desa, persetujuan orang tua, dan SKCK.
- Formasi khusus seperti Orang Asli Papua butuh surat keterangan tambahan sesuai pengumuman.
D-III, D-IV, atau Sarjana?
Sebagian besar sekolah kedinasan berjenjang D-IV atau Sarjana Terapan, yang menurut Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI setara dengan jenjang 6 — sama dengan lulusan Sarjana (S1). Lulusan D-III setara jenjang 5.
- D-IV / Sarjana Terapan: IPDN, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, prodi Sarjana Terapan PKN STAN, D-IV Polstat STIS, dan prodi siber STIN.
- D-III: D-III Akuntansi PKN STAN, D-III Statistika Polstat STIS, dan sejumlah prodi sekolah Kemenhub.
- Sarjana: prodi Agen Intelijen dan Analis Intelijen di STIN.
- Lama kuliah D-IV umumnya 8 semester (4 tahun) — misalnya di PKN STAN, STMKG, Poltekimipas, dan Poltekpin — sedangkan D-III PKN STAN 6 semester.
Sumber: Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI, Pasal 5 (JDIH Kemnaker)
Berapa Lama Ikatan Dinas?
Lama ikatan dinas berbeda di tiap sekolah, dan tidak semua pengumuman 2026 mencantumkannya; yang hampir selalu ada adalah kesediaan ditempatkan di seluruh Indonesia.
| Sekolah | Ketentuan ikatan dinas |
|---|---|
| IPDN | 5 tahun di instansi pusat atau daerah |
| Polstat STIS | Dua kali masa pendidikan ditambah 1 tahun (2n+1) |
| Poltek SSN | Dua kali masa pendidikan ditambah 2 tahun (Peraturan BSSN No. 2 Tahun 2025, sudah diubah dengan Peraturan BSSN No. 7 Tahun 2025) |
| STIN | 16 tahun di BIN (pengumuman panitia 2026 yang dikutip media) |
| STMKG | Sesuai ketentuan yang berlaku; lamanya tidak dicantumkan di pedoman 2026 |
| PKN STAN, Poltekimipas, Poltekpin, sekolah Kemenhub | Lamanya tidak dicantumkan di pengumuman seleksi 2026 |
Kampus Kementerian di Luar Seleksi SSCASN 2026
Poltekkes Kemenkes, Polbangtan dan PEPI, Politeknik Agraria STPN, serta Poltekesos tidak termasuk 9 instansi penyelenggara sekolah kedinasan SSCASN 2026; masing-masing menyeleksi lewat portal penerimaannya sendiri.
| Kampus | Kementerian | Seleksi 2026 |
|---|---|---|
| Poltekkes Kemenkes | Kementerian Kesehatan | SPMB Poltekkes: jalur prestasi, SPMB Bersama berbasis CBT untuk 38 Poltekkes Kemenkes, dan jalur mandiri |
| Polbangtan & PEPI | Kementerian Pertanian | PMB Kementan: jalur undangan, prestasi, kerja sama, tugas belajar, dan umum, dengan psikotes, CAT (jalur umum), wawancara, dan pemeriksaan kesehatan |
| Politeknik Agraria STPN (dulu STPN) | Kementerian ATR/BPN | SPTB di sptb.stpn.ac.id: CBT Tes Potensi Akademik, lalu kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara |
| Poltekesos Bandung (dulu STKS) | Kementerian Sosial | PMB di pmb.poltekesos.ac.id: ujian tulis online, lalu wawancara |
Karena tidak lewat SSCASN, jadwal, tes, dan ketentuan lulusannya mengikuti pengumuman kampus masing-masing.
Syarat dan Panduan Tiap Sekolah
Syarat, jadwal, dan tes 2026 tiap sekolah kami bahas di panduan masing-masing, lengkap dengan sumber resminya.
Syarat Masuk PKN STAN 2026
Syarat masuk PKN STAN 2026: nilai Matematika & Bahasa Inggris minimal 80, usia 14–22 tahun, kuota 1.000 kursi per prodi & jalur (reguler, afirmasi, pembibitan).
Syarat Masuk IPDN 2026
Syarat masuk IPDN 2026: usia 16–21, nilai ijazah 73 (Papua 65), Bahasa Inggris 75, tinggi 160/155 cm, tanpa kacamata, domisili, dokumen & kuota per provinsi.
Syarat Masuk STIN 2026
Syarat masuk STIN 2026: usia 16–21 tahun, rata-rata rapor minimal 85, tinggi 165/160 cm, kacamata maksimal ±1, plus formasi, jadwal, dan cara daftarnya.
Syarat Masuk STIS 2026
Syarat masuk Polstat STIS 2026: nilai Matematika & Bahasa Inggris 80, usia 16–22 tahun, tidak buta warna, kacamata <6 dioptri, formasi 564 kursi & jadwalnya.
Syarat Masuk STMKG 2026
Syarat masuk STMKG 2026: usia maks. 23 tahun, tinggi 155/150 cm, minus maks. −4 D, tidak buta warna, semua jurusan, formasi 130 kursi & afirmasi daerah.
Syarat Masuk Poltekip & Poltekim 2026
Syarat masuk Poltekip & Poltekim (Poltekimipas) 2026: usia 17–23, ijazah 70, tinggi 168/160 cm, tanpa kacamata, formasi 405 kursi di 6 prodi, dan jadwalnya.
Syarat Masuk Poltekpin 2026
Syarat masuk Poltekpin 2026: SMA/SMK semua jurusan, usia 17–21 tahun, nilai B. Inggris, B. Indonesia & Matematika 70, tinggi 162/155 cm, dan berkas SSCASN.
Syarat Masuk Poltek SSN 2026
Syarat masuk Poltek SSN 2026: nilai Matematika & Bahasa Inggris 80, IPA atau Kurikulum Merdeka, tinggi 160/150 cm, tak buta warna, boleh berkacamata, kuota 50.
Syarat Masuk Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026
Syarat masuk sekolah kedinasan Kemenhub 2026: usia 16–23 tahun, nilai rata-rata 70, tinggi 160/155 cm (prodi tertentu 165/160), tidak buta warna, dan jadwalnya.
Panduan Sekolah Kedinasan lainnyaSemua info Sekolah Kedinasan → Panduan per sekolah
- Syarat Masuk Sekolah Kedinasan 2026: Usia, Nilai, dan Tinggi Badan Tiap SekolahTidak ada satu syarat yang berlaku untuk semua sekolah kedinasan: tiap sekolah menetapkan batas usia, nilai, dan tinggi badan sendiri. Pada 2026, syarat tinggi berkisar dari tanpa batas minimal (Polstat STIS) hingga 168 cm untuk pria (Poltekip dan Poltekim), dan syarat nilai dari rata-rata ijazah 70 (Poltekip, sekolah Kemenhub) hingga rata-rata rapor 85 (STIN). Kesamaannya: semua sekolah di bawah ini mendaftar lewat SSCASN dan diawali SKD berbasis CAT BKN.
- Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026: Nilai Ambang Batas TWK, TIU, TKP dan Aturan LolosPassing grade SKD sekolah kedinasan 2026 adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156, berlaku sama untuk semua sekolah kedinasan sesuai Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026, dan ketiganya wajib terpenuhi sekaligus. Tetapi lolos passing grade belum berarti lanjut: peserta diperingkat, dan hanya peringkat teratas — paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan atau sesuai persetujuan MenPANRB — yang ikut seleksi lanjutan.
- Jadwal Sekolah Kedinasan 2026: SKD, Pengumuman Hasil SKD, dan Kelulusan Akhir Tiap SekolahMenurut jadwal BKN, SKD sekolah kedinasan 2026 berlangsung 22 September–7 Oktober 2026, hasil SKD diumumkan bertahap 1–13 Oktober, seleksi lanjutan non-CAT 11–28 Oktober, dan kelulusan akhir 21 Oktober–1 November. Tiap sekolah menurunkannya ke jadwal sendiri — misalnya hasil SKD IPDN diumumkan 6 Oktober, sedangkan kelulusan akhir STMKG baru 18–19 November.
- Materi dan Kisi-kisi SKD Sekolah Kedinasan 2026: Isi Resmi TWK, TIU, dan TKPKisi-kisi resmi SKD sekolah kedinasan 2026 tercantum di Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026: TWK menguji nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara; TIU menguji kemampuan verbal, numerik, dan figural; TKP menguji pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan anti radikalisme. Totalnya 110 soal yang dikerjakan dalam 100 menit.
- Contoh Soal TWK Sekolah Kedinasan 2026 dan PembahasannyaTWK sekolah kedinasan 2026 berisi 30 soal dengan nilai maksimal 150 dan passing grade 65, jadi minimal 13 jawaban benar. Soalnya menguji lima aspek — nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara — dan setiap jawaban benar bernilai 5, salah atau kosong 0.
- Contoh Soal TIU Sekolah Kedinasan 2026 dan PembahasannyaTIU sekolah kedinasan 2026 berisi 35 soal dengan nilai maksimal 175 dan passing grade 80, jadi minimal 16 jawaban benar. Soalnya menguji kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis), numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita), dan figural.
- Contoh Soal TKP Sekolah Kedinasan 2026 dan Cara Memilih Jawaban Bernilai 5TKP sekolah kedinasan 2026 berisi 45 soal situasi dengan nilai maksimal 225 dan passing grade 156. Setiap pilihan jawaban bernilai 1 sampai 5 — tidak ada jawaban yang benar-salah mutlak — jadi kamu perlu rata-rata hampir 3,5 poin per soal untuk lolos.
- Sekolah Kedinasan untuk Lulusan IPS dan SMK 2026: Daftar Sekolah dan Syarat NilainyaLulusan IPS dan SMK tetap punya banyak pilihan sekolah kedinasan. Polstat STIS, STMKG, dan Poltekpin menerima lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan. IPDN dan PKN STAN tidak membatasi jurusan SMA, tetapi IPDN tidak menerima lulusan SMK. STIN dan Poltek SSN menerima SMK jurusan tertentu saja, sedangkan sekolah Kemenhub menetapkan jurusannya per program studi.
- Tes Kesehatan dan Kesamaptaan Sekolah Kedinasan 2026: Isi Tes Fisik dan Bobotnya di Tiap SekolahSemua sekolah kedinasan yang kami bahas menguji kesehatan dan kebugaran setelah SKD. Tes fisiknya berupa lari — lari 12 menit di PKN STAN, STIN, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, dan Poltek SSN, atau Cooper Test 2,4 km di STMKG — ditambah pull up, sit up, push up, atau shuttle run sesuai sekolah. Perannya berbeda: di PKN STAN kesehatan dan kebugaran masing-masing berbobot 15% dan di STMKG masing-masing 30%, sedangkan di STIN, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub hasilnya bisa langsung menggugurkan.
- Tips Lolos SKD Kedinasan 2026: Cara Belajar dan Mengerjakan TWK, TIU, dan TKPLolos SKD sekolah kedinasan berarti memenuhi passing grade di ketiga subtes sekaligus — TWK 65, TIU 80, dan TKP 156 — lalu masuk peringkat teratas, karena yang lanjut paling banyak 3 kali kebutuhan atau sesuai persetujuan MenPANRB. Aturan penilaiannya memberi tiga pegangan: jawaban salah tidak mengurangi nilai, setiap jawaban TKP bernilai minimal 1, dan 110 soal harus selesai dalam 100 menit.
- Psikotes Sekolah Kedinasan 2026: Jenis Tes, Aturan Nilai Tiap Sekolah, dan Contoh SoalPsikotes (tes psikologi) adalah tahap seleksi lanjutan setelah SKD di hampir semua sekolah kedinasan yang kami bahas, untuk mengukur kemampuan berpikir, kepribadian, dan sikap kerja. Perannya berbeda: di STIN berbobot 70% dari tahap SKB dan menggugurkan bila nilainya 54 atau kurang, di Poltekpin berbobot 30% dengan ambang 60, dan di IPDN berbobot 25% dalam peringkat menuju seleksi penentuan akhir. Di Polstat STIS hasilnya berupa kode (Kode 3 gugur), sedangkan di PKN STAN, Poltekip/Poltekim, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub (pola pembibitan) hasilnya menentukan lolos atau gugur. STMKG tidak mencantumkan psikotes sebagai tahap tersendiri pada 2026.
- Sekolah Kedinasan per Kota 2026: Daftar Kampus di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar, dan Kota LainKampus sekolah kedinasan paling banyak berada di Jabodetabek — PKN STAN, Polstat STIS, STIN, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, STIP, PTDI-STTD, dan PPI Curug — sedangkan kampus Kemenhub tersebar dari Aceh hingga Jayapura dan IPDN berpusat di Jatinangor, Sumedang. Kamu tidak harus tinggal di kota kampusnya: seleksi lewat SSCASN terbuka untuk pendaftar dari seluruh Indonesia, dan SKD dikerjakan di lokasi tes yang disediakan panitia.
- Gaji Lulusan Sekolah Kedinasan 2026: Gaji Pokok CPNS, Golongan, dan Penempatan Tiap SekolahLulusan sekolah kedinasan yang diangkat menjadi CPNS menerima gaji pokok 80% dari gaji pokok PNS golongannya (PP 7/1977 Pasal 5), ditambah tunjangan yang berbeda di tiap instansi. Menurut tabel PP 5/2024, gaji pokok terendah golongan II/c — golongan awal lulusan D-III Polstat STIS — adalah Rp2.485.900, dan golongan III/a dengan masa kerja 0 tahun — golongan awal lulusan D-IV STIS — Rp2.785.700, sehingga gaji pokok CPNS-nya Rp1.988.720 dan Rp2.228.560.
Pertanyaan Seputar Daftar Sekolah Kedinasan 2026
Apa saja sekolah kedinasan 2026?
PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekip & Poltekim (Poltekimipas), Poltekpin, Poltek SSN, dan 12 kampus Kemenhub — diselenggarakan 9 kementerian/lembaga dengan total 4.770 formasi menurut BKN.
Sekolah kedinasan apa saja yang dibuka 2027?
Daftar sekolah kedinasan 2027 belum diumumkan BKN dan KemenPANRB. Sebagai acuan, pada 2026 ada 9 kementerian/lembaga penyelenggara di SSCASN: PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, dan kampus Kemenhub.
Apakah sekolah kedinasan ada jalur mandiri?
Pada 2026 ada, tetapi hanya di sebagian kampus Kemenhub, dan jalur mandiri bukan ikatan dinas: lulusannya tidak diusulkan menjadi CPNS. PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, dan Poltek SSN menerima pendaftar umum lewat SSCASN.
Sekolah kedinasan apa yang membuka jalur mandiri?
Pada 2026: STIP Jakarta (SPCB), PPI Curug, Poltekbang, Poltekpel, PIP Semarang dan PIP Makassar, serta PPI Madiun, masing-masing lewat portal pendaftaran kampusnya. Sebagian kampus ini juga membuka pola pembibitan lewat SSCASN, yang merupakan jalur ikatan dinas.
Sekolah kedinasan apa yang paling mudah masuk?
Tidak ada yang benar-benar mudah, karena yang lanjut ditentukan peringkat. Sebagai gambaran keketatan 2026, jumlah peserta SKD per kursi: IPDN sekitar 14 (20.319 peserta untuk 1.410 kursi), Poltekpin 18 (4.524 untuk 250), Polstat STIS 22 (12.684 untuk 564), PKN STAN 29 (28.575 untuk 1.000), dan Poltek SSN 32 (1.587 untuk 50). Rasionya berbeda lagi per prodi dan provinsi.
Bagaimana cara daftar sekolah kedinasan?
Daring di sscasn.bkn.go.id: buat akun dengan NIK dan nomor KK, pilih satu sekolah beserta jalur dan program studinya, unggah dokumen, lalu cetak bukti pendaftaran. Pada 2026 pendaftaran dibuka 18–30 Agustus.
Boleh mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan?
Tidak. Di SSCASN kamu hanya boleh memilih satu sekolah kedinasan, jadi tentukan sekolah tujuan sebelum pendaftaran dibuka.
Apakah sekolah kedinasan setara S1?
Program D-IV atau Sarjana Terapan setara jenjang 6 KKNI — sama dengan Sarjana (S1) — menurut Perpres No. 8 Tahun 2012, dan sebagian besar sekolah kedinasan berjenjang D-IV. Lulusan D-III setara jenjang 5.
Sekolah kedinasan apa untuk jurusan teknik?
Informatika: Poltek SSN (Rekayasa Keamanan Siber, Rekayasa Kriptografi), STIN (Keamanan dan Intelijen Siber), dan D-IV Komputasi Statistik Polstat STIS. Elektro: Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi (Poltek SSN), Instrumentasi-MKG (STMKG), Teknik Navigasi Udara (PPI Curug, Poltekbang Surabaya), Teknik Listrik Bandara (Poltekbang Surabaya, Medan, Jayapura), dan Elektro Pelayaran (Poltekpel Surabaya). Mesin: Teknik Pesawat Udara (PPI Curug, Poltekbang Surabaya), Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara (Poltekbang Medan, Makassar), Permesinan Kapal (Poltekpel), dan Teknika (PIP Makassar). Sipil: Teknik Bangunan dan Landasan (Poltekbang Surabaya) dan Teknologi Rekayasa Bandar Udara (Poltekbang Palembang).
Apakah lulusan S1 bisa masuk sekolah kedinasan?
Untuk umum tidak: seleksi sekolah kedinasan di SSCASN ditujukan bagi lulusan SMA/MA/SMK sederajat dengan batas usia muda. PKN STAN memang membuka SPMB untuk lulusan pendidikan tinggi, tetapi hanya bagi pegawai Kemenkeu dan K/L/Pemda lulusan STAN atau Program Diploma Keuangan (D-I/D-III). Lulusan S1 yang ingin menjadi ASN bisa lewat seleksi CPNS.
Berapa lama kuliah D-IV di sekolah kedinasan?
Umumnya 8 semester atau 4 tahun, misalnya di PKN STAN (Sarjana Terapan), STMKG, Poltekimipas, dan Poltekpin. D-III PKN STAN ditempuh 6 semester.
Berapa lama ikatan dinas sekolah kedinasan?
Berbeda per sekolah: IPDN 5 tahun, Polstat STIS 2n+1 (dua kali masa pendidikan ditambah 1 tahun), Poltek SSN 2n+2 (Peraturan BSSN No. 2/2025, sudah diubah), dan STIN 16 tahun menurut pengumuman panitia yang dikutip media. Pengumuman 2026 PKN STAN, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, dan sekolah Kemenhub tidak mencantumkan lamanya.
Sekolah kedinasan apa saja yang ikatan dinas?
Semua yang diikuti lewat SSCASN 2026 — PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, dan pola pembibitan Kemenhub: lulusannya diusulkan menjadi CPNS dengan masa ikatan dinas yang diatur tiap sekolah. Jalur mandiri kampus Kemenhub bukan ikatan dinas.
Sekolah kedinasan semi militer apa saja?
Tidak ada sekolah kedinasan SSCASN yang resmi disebut semi militer. Yang tercantum di pengumuman adalah sebutan peserta didiknya: praja di IPDN; taruna di STIN, STMKG, Poltekimipas, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub; serta mahasiswa di PKN STAN, Polstat STIS, dan Poltekpin. Sekolah berpola praja dan taruna umumnya menerapkan disiplin dan seragam, dengan aturan rinci dari tiap kampus.
Apakah semua sekolah kedinasan berasrama?
Tidak semua menyebutnya di pengumuman resmi. STIN menyebut taruna tinggal di asrama dengan konsumsi dan seragam, dan PKN STAN mewajibkan mahasiswa tahun pertama tinggal di asrama. Pengumuman 2026 sekolah lain tidak mencantumkan ketentuan asrama, jadi tanyakan ke panitia sekolah tujuanmu.
Apakah lulusan sekolah kedinasan langsung jadi PNS?
Tidak langsung. Menurut PermenPANRB No. 13 Tahun 2026 Pasal 24, lulusan yang dibuktikan dengan ijazah sekolah kedinasan diusulkan menjadi calon PNS; kebutuhannya disusun instansi dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan anggaran, lalu ditetapkan MenPANRB. Setelah diangkat, CPNS wajib menjalani masa percobaan 1 tahun sebelum diangkat menjadi PNS (PP No. 11 Tahun 2017 Pasal 34).
Berkas apa saja untuk daftar sekolah kedinasan?
Ditetapkan tiap sekolah; umumnya KTP elektronik dan Kartu Keluarga, ijazah atau SKL beserta transkrip nilai, pasfoto, serta surat pernyataan sesuai format sekolah. Beberapa sekolah juga meminta akta kelahiran, surat keterangan belum menikah, dan SKCK.
Apa sekolah kedinasan Kemenkumham sekarang?
Sekolah kedinasan yang dulu di bawah Kemenkumham kini ada di dua kementerian: Poltekip dan Poltekim diseleksi sebagai Poltekimipas di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sedangkan Poltekpin menjadi sekolah kedinasan Kementerian Hukum. Pada 2026 keduanya mendaftar lewat SSCASN.
Apakah Poltekkes termasuk sekolah kedinasan?
Poltekkes Kemenkes tidak termasuk 9 instansi penyelenggara sekolah kedinasan SSCASN 2026. Penerimaannya lewat SPMB Poltekkes sendiri — jalur prestasi, SPMB Bersama berbasis CBT untuk 38 Poltekkes Kemenkes, dan jalur mandiri — dan laman jalur seleksi 2026 yang kami periksa tidak memuat ketentuan ikatan dinas.
Apakah Polbangtan termasuk sekolah kedinasan?
Polbangtan dan PEPI milik Kementerian Pertanian tidak termasuk 9 instansi penyelenggara sekolah kedinasan SSCASN 2026. Penerimaannya lewat PMB Kementan dengan jalur undangan, prestasi, kerja sama, tugas belajar, dan umum, dan laman PMB 2026-nya tidak memuat ketentuan ikatan dinas.
Apakah STPN sekolah kedinasan?
STPN — kini Politeknik Agraria STPN di Kementerian ATR/BPN — tidak termasuk 9 instansi sekolah kedinasan SSCASN 2026 dan tidak memakai SKD. Seleksinya lewat sptb.stpn.ac.id, dan pendaftarnya melampirkan surat pernyataan tidak menuntut menjadi ASN.
Apakah Poltekesos sekolah kedinasan?
Poltekesos Bandung (dulu STKS) berstatus perguruan tinggi kedinasan Kementerian Sosial, tetapi tidak termasuk 9 instansi sekolah kedinasan SSCASN 2026 dan tidak memakai SKD. Penerimaannya lewat PMB sendiri dengan jalur tugas belajar, kerja sama, mandiri, dan layanan khusus disabilitas.
Sumber resmi (dicek Oktober 2026):
- BKN: jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026
- BKN: jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026 (4.770 formasi)
- Portal SSCASN BKN
- Petunjuk pendaftaran SPCP IPDN 2026
- Permendagri No. 13 Tahun 2023 tentang IPDN
- Pengumuman SPMB-PM PKN STAN 2026 (PENG-2/PP/2026, pknstan.ac.id)
- Pengumuman Kepala BPS No. B-1/02000/KP.111/2026 tentang SPMB Polstat STIS
- Buku Pedoman PTB STMKG TA 2026/2027
- Peraturan BSSN No. 2 Tahun 2025 (JDIH BPK)
- Medcom: pendaftaran STIN 2026 (mengutip pengumuman panitia)
- Tahapan & bobot seleksi STIN 2026 (ptb.stin.ac.id)
- Pengumuman Seleksi Calon Taruna Poltekimipas 2026 (No. SDM.1-SA.02.04-2)
- Pengumuman SEK.2.KP.02.04-248: seleksi mahasiswa Poltekpin Kementerian Hukum TA 2026 (sekdin.kemenkum.go.id)
- Kemenimipas: transisi pengelolaan Poltekpin
- Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI, Pasal 5 (JDIH Kemnaker)
- PermenPANRB No. 13 Tahun 2026
- PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS
- Poltekkes Kemenkes Surakarta: jalur seleksi SPMB Poltekkes Kemenkes TA 2026/2027
- PMB Polbangtan & PEPI Kementan 2026 (pmb.pepi.ac.id)
- Politeknik Agraria STPN: Seleksi Penerimaan Taruna Baru TA 2026/2027
- Politeknik Agraria STPN: sejarah dan perubahan nama
- PMB Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung 2026
- Kemensos: profil Politeknik Kesejahteraan Sosial
- Rekapitulasi hasil SKD SPCP IPDN 2026 (Panselnas, spcp.ipdn.ac.id)
- PKN STAN: Pengumuman PENG-6/PP/2026 tentang hasil SKD SPMB 2026 (Lampiran I)
- Polstat STIS: lampiran hasil SKD SPMB 2026 (spmb.stis.ac.id)
- Kemenkum: pengumuman perbaikan hasil SKD Poltekpin 2026
- Poltek SSN: Pengumuman PENG.05/PANSPTB/PP.01.01/09/2026 tentang hasil SKD
- PKN STAN: Pengumuman PENG-19/PKN/2026 tentang SPMB lulusan pendidikan tinggi

