Panduan Sekolah Kedinasan
Tes Kesehatan dan Kesamaptaan Sekolah Kedinasan 2026: Isi Tes Fisik dan Bobotnya di Tiap Sekolah
Tim Pengajar BimbelKedinasan.com Diperbarui Oktober 2026
Jawaban singkat
Semua sekolah kedinasan yang kami bahas menguji kesehatan dan kebugaran setelah SKD. Tes fisiknya berupa lari — lari 12 menit di PKN STAN, STIN, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, dan Poltek SSN, atau Cooper Test 2,4 km di STMKG — ditambah pull up, sit up, push up, atau shuttle run sesuai sekolah. Perannya berbeda: di PKN STAN kesehatan dan kebugaran masing-masing berbobot 15% dan di STMKG masing-masing 30%, sedangkan di STIN, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub hasilnya bisa langsung menggugurkan.
Tes Kesehatan dan Fisik Tiap Sekolah Kedinasan 2026
Isi tes fisik dan peran nilainya berbeda di tiap sekolah, jadi latihanmu perlu menyesuaikan sekolah tujuan.
| Sekolah | Tes fisik (kesamaptaan/kebugaran) | Peran nilai |
|---|---|---|
| PKN STAN | Lari 12 menit mengelilingi lintasan dan shuttle run | Kesehatan 15% dan kebugaran 15% dari kelulusan akhir |
| IPDN | Kesamaptaan & antropometri di seleksi penentuan akhir: lari, push up, sit up, pull up/chinning, shuttle run | Tes Kesehatan Tahap I ikut dihitung dalam peringkat per provinsi |
| STIN | Garjas A lari 12 menit; garjas B pull up, sit up, push up, dan shuttle run | Bobot jasmani 5%, tetapi nilai di bawah 40 menggugurkan |
| Polstat STIS | Lari mengelilingi lintasan dan shuttle run (Seleksi Lanjutan III) | Bobot persentasenya tidak dicantumkan di pengumuman |
| STMKG | Cooper Test: lari 2,4 km | Kesehatan 30% dan kebugaran 30% dari nilai akhir; kondisi tertentu langsung menggugurkan |
| Poltekip & Poltekim | Lari 12 menit, pull up, sit up, push up, dan shuttle run | Semua tahap bersistem gugur |
| Poltekpin | Lari 12 menit; pull up, push up, dan sit up masing-masing 1 menit; shuttle run 6×10 m | Kesehatan menggugurkan, lalu berbobot 25%; kesamaptaan 15% dari nilai seleksi lanjutan |
| Poltek SSN | Lari 12 menit, serta pull up/chinning, sit up, dan push up masing-masing 1 menit | Setiap tahap bersistem gugur |
| Sekolah Kemenhub | Tes kebugaran jasmani transportasi (rinciannya tidak dimuat di pengumuman) | Kesehatan & performa fisik menggugurkan; kebugaran 15% |
Standar nilai per item tidak selalu dimuat di pengumuman: Poltekimipas tidak mencantumkannya, STMKG memuat tabel nilai Cooper Test, dan standar kesamaptaan IPDN yang terpublikasi berasal dari seleksi 2019.
Apa Saja yang Diperiksa di Tes Kesehatan?
Tes kesehatan sekolah kedinasan memeriksa kondisi tubuh secara menyeluruh, dan beberapa kondisi langsung menggugurkan — misalnya buta warna.
- IPDN (Tahap I): anamnesis, pemeriksaan fisik umum (termasuk mata, THT, serta gigi dan mulut), laboratorium darah dan urine, dan EKG jantung; peserta wajib puasa minimal 10 jam.
- STMKG: buta warna, narkoba, hamil, HIV, dan HBsAg positif mendapat nilai 0 dan langsung menggugurkan.
- Poltekip & Poltekim: 23 item pemeriksaan kesehatan dan 7 aspek pengamatan fisik.
- Polstat STIS: antara lain tinggi dan berat badan serta tekanan darah.
- PKN STAN: termasuk pemeriksaan tinggi badan dan mata.
- STIN: pemeriksaan menyeluruh, dengan syarat kacamata maksimal ±1 dan tidak pernah patah tulang.
- Poltekpin: tinggi dan berat badan, tekanan darah, dan visus mata; kacamata boleh hingga −1,00, tidak buta warna, dan tidak pernah patah tulang.
- Poltek SSN: tidak buta warna (parsial maupun total), serta tidak bertato atau bertindik termasuk bekasnya.
- Sekolah Kemenhub: kesehatan dan performa fisik menggugurkan, dengan syarat antara lain tidak buta warna dan ketajaman penglihatan normal.
Apa Itu Tes Kesamaptaan?
Tes kesamaptaan — disebut juga tes kesegaran jasmani atau kebugaran — mengukur kesiapan fisik: daya tahan lewat lari, kekuatan otot lewat pull up, sit up, dan push up, serta kelincahan lewat shuttle run.
Sebagai gambaran standar yang pernah dipublikasikan: pada seleksi IPDN 2019, peserta pria lari 12 menit minimal 1.200 m, serta push up (±1 menit) dan sit up (1 menit) 35–40 kali.
Lari 12 menit / Cooper Test
Mengukur daya tahan. Di STMKG berupa lari 2,4 km, dan peserta pria yang finis di bawah 8 menit 37 detik mendapat nilai 100.
Pull up / chinning
Mengukur kekuatan otot lengan dan bahu.
Sit up & push up
Mengukur kekuatan otot perut dan dada.
Shuttle run
Lari bolak-balik untuk mengukur kelincahan.
Cara Menyiapkan Tes Kesehatan dan Fisik
Mulai latihan fisik dan cek kesehatan mandiri minimal 3–6 bulan sebelum seleksi, karena kekurangan fisik sulit dikejar dalam beberapa minggu.
- Latihan lari 3–4 kali seminggu dan naikkan jarak serta kecepatan bertahap; untuk STMKG, latih lari 2,4 km.
- Latih pull up, sit up, dan push up setiap hari dengan target yang naik tiap minggu, ditambah latihan kelincahan untuk shuttle run.
- Periksakan mata (termasuk buta warna), gigi, THT, dan tekanan darah lebih awal, lalu konsultasikan hasilnya dengan dokter.
- Jaga berat badan, tidur cukup, dan ikuti instruksi panitia seperti puasa sebelum tes laboratorium.
Panduan Sekolah Kedinasan lainnyaSemua info Sekolah Kedinasan →
- Syarat Masuk Sekolah Kedinasan 2026: Usia, Nilai, dan Tinggi Badan Tiap SekolahTidak ada satu syarat yang berlaku untuk semua sekolah kedinasan: tiap sekolah menetapkan batas usia, nilai, dan tinggi badan sendiri. Pada 2026, syarat tinggi berkisar dari tanpa batas minimal (Polstat STIS) hingga 168 cm untuk pria (Poltekip dan Poltekim), dan syarat nilai dari rata-rata ijazah 70 (Poltekip, sekolah Kemenhub) hingga rata-rata rapor 85 (STIN). Kesamaannya: semua sekolah di bawah ini mendaftar lewat SSCASN dan diawali SKD berbasis CAT BKN.
- Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026: Nilai Ambang Batas TWK, TIU, TKP dan Aturan LolosPassing grade SKD sekolah kedinasan 2026 adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156, berlaku sama untuk semua sekolah kedinasan sesuai Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026, dan ketiganya wajib terpenuhi sekaligus. Tetapi lolos passing grade belum berarti lanjut: peserta diperingkat, dan hanya peringkat teratas — paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan atau sesuai persetujuan MenPANRB — yang ikut seleksi lanjutan.
- Jadwal Sekolah Kedinasan 2026: SKD, Pengumuman Hasil SKD, dan Kelulusan Akhir Tiap SekolahMenurut jadwal BKN, SKD sekolah kedinasan 2026 berlangsung 22 September–7 Oktober 2026, hasil SKD diumumkan bertahap 1–13 Oktober, seleksi lanjutan non-CAT 11–28 Oktober, dan kelulusan akhir 21 Oktober–1 November. Tiap sekolah menurunkannya ke jadwal sendiri — misalnya hasil SKD IPDN diumumkan 6 Oktober, sedangkan kelulusan akhir STMKG baru 18–19 November.
- Materi dan Kisi-kisi SKD Sekolah Kedinasan 2026: Isi Resmi TWK, TIU, dan TKPKisi-kisi resmi SKD sekolah kedinasan 2026 tercantum di Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026: TWK menguji nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara; TIU menguji kemampuan verbal, numerik, dan figural; TKP menguji pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan anti radikalisme. Totalnya 110 soal yang dikerjakan dalam 100 menit.
- Contoh Soal TWK Sekolah Kedinasan 2026 dan PembahasannyaTWK sekolah kedinasan 2026 berisi 30 soal dengan nilai maksimal 150 dan passing grade 65, jadi minimal 13 jawaban benar. Soalnya menguji lima aspek — nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara — dan setiap jawaban benar bernilai 5, salah atau kosong 0.
- Contoh Soal TIU Sekolah Kedinasan 2026 dan PembahasannyaTIU sekolah kedinasan 2026 berisi 35 soal dengan nilai maksimal 175 dan passing grade 80, jadi minimal 16 jawaban benar. Soalnya menguji kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis), numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita), dan figural.
- Contoh Soal TKP Sekolah Kedinasan 2026 dan Cara Memilih Jawaban Bernilai 5TKP sekolah kedinasan 2026 berisi 45 soal situasi dengan nilai maksimal 225 dan passing grade 156. Setiap pilihan jawaban bernilai 1 sampai 5 — tidak ada jawaban yang benar-salah mutlak — jadi kamu perlu rata-rata hampir 3,5 poin per soal untuk lolos.
- Sekolah Kedinasan untuk Lulusan IPS dan SMK 2026: Daftar Sekolah dan Syarat NilainyaLulusan IPS dan SMK tetap punya banyak pilihan sekolah kedinasan. Polstat STIS, STMKG, dan Poltekpin menerima lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan. IPDN dan PKN STAN tidak membatasi jurusan SMA, tetapi IPDN tidak menerima lulusan SMK. STIN dan Poltek SSN menerima SMK jurusan tertentu saja, sedangkan sekolah Kemenhub menetapkan jurusannya per program studi.
- Daftar Sekolah Kedinasan 2026: 9 Instansi, Jenjang, Formasi, dan Cara Daftar di SSCASNPada 2026 ada 9 kementerian/lembaga yang membuka sekolah kedinasan lewat SSCASN BKN dengan total 4.770 formasi: PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekip & Poltekim (Poltekimipas), Poltekpin, Poltek SSN, dan 12 kampus Kemenhub. Semuanya mendaftar dengan alur yang sama — satu akun SSCASN, satu sekolah pilihan — dan diawali SKD berbasis CAT BKN.
- Tips Lolos SKD Kedinasan 2026: Cara Belajar dan Mengerjakan TWK, TIU, dan TKPLolos SKD sekolah kedinasan berarti memenuhi passing grade di ketiga subtes sekaligus — TWK 65, TIU 80, dan TKP 156 — lalu masuk peringkat teratas, karena yang lanjut paling banyak 3 kali kebutuhan atau sesuai persetujuan MenPANRB. Aturan penilaiannya memberi tiga pegangan: jawaban salah tidak mengurangi nilai, setiap jawaban TKP bernilai minimal 1, dan 110 soal harus selesai dalam 100 menit.
- Psikotes Sekolah Kedinasan 2026: Jenis Tes, Aturan Nilai Tiap Sekolah, dan Contoh SoalPsikotes (tes psikologi) adalah tahap seleksi lanjutan setelah SKD di hampir semua sekolah kedinasan yang kami bahas, untuk mengukur kemampuan berpikir, kepribadian, dan sikap kerja. Perannya berbeda: di STIN berbobot 70% dari tahap SKB dan menggugurkan bila nilainya 54 atau kurang, di Poltekpin berbobot 30% dengan ambang 60, dan di IPDN berbobot 25% dalam peringkat menuju seleksi penentuan akhir. Di Polstat STIS hasilnya berupa kode (Kode 3 gugur), sedangkan di PKN STAN, Poltekip/Poltekim, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub (pola pembibitan) hasilnya menentukan lolos atau gugur. STMKG tidak mencantumkan psikotes sebagai tahap tersendiri pada 2026.
- Sekolah Kedinasan per Kota 2026: Daftar Kampus di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar, dan Kota LainKampus sekolah kedinasan paling banyak berada di Jabodetabek — PKN STAN, Polstat STIS, STIN, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, STIP, PTDI-STTD, dan PPI Curug — sedangkan kampus Kemenhub tersebar dari Aceh hingga Jayapura dan IPDN berpusat di Jatinangor, Sumedang. Kamu tidak harus tinggal di kota kampusnya: seleksi lewat SSCASN terbuka untuk pendaftar dari seluruh Indonesia, dan SKD dikerjakan di lokasi tes yang disediakan panitia.
- Gaji Lulusan Sekolah Kedinasan 2026: Gaji Pokok CPNS, Golongan, dan Penempatan Tiap SekolahLulusan sekolah kedinasan yang diangkat menjadi CPNS menerima gaji pokok 80% dari gaji pokok PNS golongannya (PP 7/1977 Pasal 5), ditambah tunjangan yang berbeda di tiap instansi. Menurut tabel PP 5/2024, gaji pokok terendah golongan II/c — golongan awal lulusan D-III Polstat STIS — adalah Rp2.485.900, dan golongan III/a dengan masa kerja 0 tahun — golongan awal lulusan D-IV STIS — Rp2.785.700, sehingga gaji pokok CPNS-nya Rp1.988.720 dan Rp2.228.560.
Pertanyaan Seputar Tes Kesehatan dan Kesamaptaan Sekolah Kedinasan 2026
Tes kesehatan sekolah kedinasan meliputi apa saja?
Tergantung sekolah. Di IPDN, misalnya: anamnesis, pemeriksaan fisik umum (mata, THT, gigi, tekanan darah, tinggi dan berat badan), laboratorium darah dan urine, serta EKG. Buta warna menggugurkan di banyak sekolah, seperti STMKG, Poltekip/Poltekim, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub.
Apakah ada tes fisik di sekolah kedinasan?
Ada. Semua sekolah kedinasan yang kami bahas — PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub — menguji kebugaran atau kesamaptaan setelah SKD.
Apakah ada sekolah kedinasan tanpa tes fisik?
Tidak ada di antara sekolah kedinasan SSCASN 2026: PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub semuanya menguji kebugaran atau kesamaptaan. Bedanya di peran nilai: STIN berbobot 5% (gugur di bawah 40), PKN STAN, Poltekpin, dan Kemenhub 15%, STMKG 30%, sedangkan Poltekimipas dan Poltek SSN bersistem gugur.
Apa itu tes kesamaptaan?
Tes kesiapan fisik yang mengukur daya tahan (lari), kekuatan otot (pull up, sit up, push up), dan kelincahan (shuttle run). STIN menyebutnya tes kesegaran jasmani, sedangkan PKN STAN, Polstat STIS, dan STMKG menyebutnya tes kebugaran.
Apa saja tes fisik PKN STAN?
Lari 12 menit mengelilingi lintasan dan shuttle run. Nilai kebugaran berbobot 15% dari kelulusan akhir, sama dengan tes kesehatan.
Apa saja tes fisik sekolah Kemenhub?
Tes kebugaran jasmani transportasi berbobot 15%, yang materi rincinya tidak dimuat di pengumuman 2026. Sebelumnya peserta menjalani tes kesehatan dan penilaian performa fisik yang menggugurkan.
Kapan tes kesehatan sekolah kedinasan 2026?
Setelah SKD, dengan jadwal berbeda per sekolah: IPDN Tahap I 17 Oktober, PKN STAN dalam seleksi lanjutan 20–25 Oktober, STMKG 2–4 November, dan Polstat STIS 9–12 November.
Sumber resmi (dicek Oktober 2026):
- Pengumuman SPMB-PM PKN STAN 2026 (PENG-2/PP/2026, pknstan.ac.id)
- Pedoman SPCP IPDN 2026 (spcp.ipdn.ac.id)
- KemenPANRB (2019): tahapan menjadi praja IPDN
- Tahapan & bobot seleksi STIN 2026 (ptb.stin.ac.id)
- Pengumuman Kepala BPS No. B-1/02000/KP.111/2026 tentang SPMB Polstat STIS
- Pengumuman PTB STMKG TA 2026/2027 (No. e.B/HM.01.02/007/SU/VIII/2026)
- Laman penerimaan calon taruna Kemenimipas (catar.kemenimipas.go.id)
- Pengumuman SEK.2.KP.02.04-248: seleksi mahasiswa Poltekpin Kementerian Hukum TA 2026 (sekdin.kemenkum.go.id)
- Laman penerimaan taruna Poltek SSN 2026 (penerimaan.poltekssn.ac.id)
- Pengumuman PG-BPSDMP 02/2026 tentang seleksi calon taruna pola pembibitan Kemenhub

