Program Bimbel
Program Bimbel SKD Sekolah Kedinasan
Belajar materi Seleksi Kompetensi Dasar — TWK, TIU, dan TKP — bersama pengajar berpengalaman, lengkap dengan modul, bank soal, dan Try Out berbasis CAT.

Fasilitas & Biaya Program
Program yang tersedia mempelajari materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), serta Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Program SKD Kedinasan
Fasilitas yang Didapat & Biaya
- 20 sesi pertemuan + bonus 5 sesi pertemuan tatap muka via aplikasi online
- 4 kali Try Out (online sesuai CAT)
- Modul SKD
- Modul Cara Cepat
- Soal-soal HOTS TKP
- Latihan psikotes
- Aplikasi latihan soal
- Aplikasi bank soal (berisi ribuan latihan soal)
Harga promo · kuota terbatas
Harga normal Rp 3.498.000
Rp 2.799.000
+ Biaya pendaftaran Rp 200.000
Bonus terbatas bagi pendaftar tercepat
- Buku Soal-Soal SKD
- Buku Latihan Soal STAN
- Kaos keren
Materi yang Dipelajari
- TWK
Tes Wawasan Kebangsaan
Nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara.
- TIU
Tes Intelegensi Umum
Kemampuan verbal, numerik, dan figural — dengan cara cepat mengerjakan soal.
- TKP
Tes Karakteristik Pribadi
Pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, profesionalisme, dan TIK.
Info Kelas
Berapa jumlah siswa dalam satu kelas?
Satu kelas berisi 20–30 siswa agar kegiatan belajar mengajar kondusif dan terarah. Kuota kelas sangat terbatas — hubungi kami untuk detail kuota per kelas.
Berapa lama pelaksanaan lesnya?
Tersedia durasi les sekitar tiga bulan atau satu bulan, dengan 20 kali pertemuan dan empat kali try out. Durasi 1 bulan: seminggu 3x, 2 sesi per hari.
Apa saja yang diajarkan?
Materi soal CAT mengikuti kisi-kisi SKD resmi yang berlaku (untuk sekolah kedinasan 2026: Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026), yaitu Seleksi Kompetensi Dasar: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Anda mempelajari karakteristik soal yang akan ditemui pada tes CAT sebenarnya.
Apa keuntungan setelah daftar?
Materi sudah kami rangkum sesuai yang biasa diujikan sehingga belajar lebih fokus. Melalui Try Out, siswa mengetahui skornya serta kelebihan dan kekurangannya dalam menjawab soal.
Pilih Program Sesuai Sekolah Kedinasan Tujuanmu
Panduan Seleksi Sekolah Kedinasan
Syarat Masuk Sekolah Kedinasan 2026: Usia, Nilai, dan Tinggi Badan Tiap Sekolah
Tidak ada satu syarat yang berlaku untuk semua sekolah kedinasan: tiap sekolah menetapkan batas usia, nilai, dan tinggi badan sendiri. Pada 2026, syarat tinggi berkisar dari tanpa batas minimal (Polstat STIS) hingga 168 cm untuk pria (Poltekip dan Poltekim), dan syarat nilai dari rata-rata ijazah 70 (Poltekip, sekolah Kemenhub) hingga rata-rata rapor 85 (STIN). Kesamaannya: semua sekolah di bawah ini mendaftar lewat SSCASN dan diawali SKD berbasis CAT BKN.
Baca panduan →Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026: Nilai Ambang Batas TWK, TIU, TKP dan Aturan Lolos
Passing grade SKD sekolah kedinasan 2026 adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156, berlaku sama untuk semua sekolah kedinasan sesuai Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026, dan ketiganya wajib terpenuhi sekaligus. Tetapi lolos passing grade belum berarti lanjut: peserta diperingkat, dan hanya peringkat teratas — paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan atau sesuai persetujuan MenPANRB — yang ikut seleksi lanjutan.
Baca panduan →Jadwal Sekolah Kedinasan 2026: SKD, Pengumuman Hasil SKD, dan Kelulusan Akhir Tiap Sekolah
Menurut jadwal BKN, SKD sekolah kedinasan 2026 berlangsung 22 September–7 Oktober 2026, hasil SKD diumumkan bertahap 1–13 Oktober, seleksi lanjutan non-CAT 11–28 Oktober, dan kelulusan akhir 21 Oktober–1 November. Tiap sekolah menurunkannya ke jadwal sendiri — misalnya hasil SKD IPDN diumumkan 6 Oktober, sedangkan kelulusan akhir STMKG baru 18–19 November.
Baca panduan →Materi dan Kisi-kisi SKD Sekolah Kedinasan 2026: Isi Resmi TWK, TIU, dan TKP
Kisi-kisi resmi SKD sekolah kedinasan 2026 tercantum di Keputusan MenPANRB No. 406 Tahun 2026: TWK menguji nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara; TIU menguji kemampuan verbal, numerik, dan figural; TKP menguji pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan anti radikalisme. Totalnya 110 soal yang dikerjakan dalam 100 menit.
Baca panduan →Contoh Soal TWK Sekolah Kedinasan 2026 dan Pembahasannya
TWK sekolah kedinasan 2026 berisi 30 soal dengan nilai maksimal 150 dan passing grade 65, jadi minimal 13 jawaban benar. Soalnya menguji lima aspek — nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara — dan setiap jawaban benar bernilai 5, salah atau kosong 0.
Baca panduan →Contoh Soal TIU Sekolah Kedinasan 2026 dan Pembahasannya
TIU sekolah kedinasan 2026 berisi 35 soal dengan nilai maksimal 175 dan passing grade 80, jadi minimal 16 jawaban benar. Soalnya menguji kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis), numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita), dan figural.
Baca panduan →Contoh Soal TKP Sekolah Kedinasan 2026 dan Cara Memilih Jawaban Bernilai 5
TKP sekolah kedinasan 2026 berisi 45 soal situasi dengan nilai maksimal 225 dan passing grade 156. Setiap pilihan jawaban bernilai 1 sampai 5 — tidak ada jawaban yang benar-salah mutlak — jadi kamu perlu rata-rata hampir 3,5 poin per soal untuk lolos.
Baca panduan →Sekolah Kedinasan untuk Lulusan IPS dan SMK 2026: Daftar Sekolah dan Syarat Nilainya
Lulusan IPS dan SMK tetap punya banyak pilihan sekolah kedinasan. Polstat STIS, STMKG, dan Poltekpin menerima lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan. IPDN dan PKN STAN tidak membatasi jurusan SMA, tetapi IPDN tidak menerima lulusan SMK. STIN dan Poltek SSN menerima SMK jurusan tertentu saja, sedangkan sekolah Kemenhub menetapkan jurusannya per program studi.
Baca panduan →Tes Kesehatan dan Kesamaptaan Sekolah Kedinasan 2026: Isi Tes Fisik dan Bobotnya di Tiap Sekolah
Semua sekolah kedinasan yang kami bahas menguji kesehatan dan kebugaran setelah SKD. Tes fisiknya berupa lari — lari 12 menit di PKN STAN, STIN, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, dan Poltek SSN, atau Cooper Test 2,4 km di STMKG — ditambah pull up, sit up, push up, atau shuttle run sesuai sekolah. Perannya berbeda: di PKN STAN kesehatan dan kebugaran masing-masing berbobot 15% dan di STMKG masing-masing 30%, sedangkan di STIN, Poltekip/Poltekim, Poltekpin, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub hasilnya bisa langsung menggugurkan.
Baca panduan →Daftar Sekolah Kedinasan 2026: 9 Instansi, Jenjang, Formasi, dan Cara Daftar di SSCASN
Pada 2026 ada 9 kementerian/lembaga yang membuka sekolah kedinasan lewat SSCASN BKN dengan total 4.770 formasi: PKN STAN, IPDN, STIN, Polstat STIS, STMKG, Poltekip & Poltekim (Poltekimipas), Poltekpin, Poltek SSN, dan 12 kampus Kemenhub. Semuanya mendaftar dengan alur yang sama — satu akun SSCASN, satu sekolah pilihan — dan diawali SKD berbasis CAT BKN.
Baca panduan →Tips Lolos SKD Kedinasan 2026: Cara Belajar dan Mengerjakan TWK, TIU, dan TKP
Lolos SKD sekolah kedinasan berarti memenuhi passing grade di ketiga subtes sekaligus — TWK 65, TIU 80, dan TKP 156 — lalu masuk peringkat teratas, karena yang lanjut paling banyak 3 kali kebutuhan atau sesuai persetujuan MenPANRB. Aturan penilaiannya memberi tiga pegangan: jawaban salah tidak mengurangi nilai, setiap jawaban TKP bernilai minimal 1, dan 110 soal harus selesai dalam 100 menit.
Baca panduan →Psikotes Sekolah Kedinasan 2026: Jenis Tes, Aturan Nilai Tiap Sekolah, dan Contoh Soal
Psikotes (tes psikologi) adalah tahap seleksi lanjutan setelah SKD di hampir semua sekolah kedinasan yang kami bahas, untuk mengukur kemampuan berpikir, kepribadian, dan sikap kerja. Perannya berbeda: di STIN berbobot 70% dari tahap SKB dan menggugurkan bila nilainya 54 atau kurang, di Poltekpin berbobot 30% dengan ambang 60, dan di IPDN berbobot 25% dalam peringkat menuju seleksi penentuan akhir. Di Polstat STIS hasilnya berupa kode (Kode 3 gugur), sedangkan di PKN STAN, Poltekip/Poltekim, Poltek SSN, dan sekolah Kemenhub (pola pembibitan) hasilnya menentukan lolos atau gugur. STMKG tidak mencantumkan psikotes sebagai tahap tersendiri pada 2026.
Baca panduan →Sekolah Kedinasan per Kota 2026: Daftar Kampus di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar, dan Kota Lain
Kampus sekolah kedinasan paling banyak berada di Jabodetabek — PKN STAN, Polstat STIS, STIN, STMKG, Poltekimipas, Poltekpin, Poltek SSN, STIP, PTDI-STTD, dan PPI Curug — sedangkan kampus Kemenhub tersebar dari Aceh hingga Jayapura dan IPDN berpusat di Jatinangor, Sumedang. Kamu tidak harus tinggal di kota kampusnya: seleksi lewat SSCASN terbuka untuk pendaftar dari seluruh Indonesia, dan SKD dikerjakan di lokasi tes yang disediakan panitia.
Baca panduan →Gaji Lulusan Sekolah Kedinasan 2026: Gaji Pokok CPNS, Golongan, dan Penempatan Tiap Sekolah
Lulusan sekolah kedinasan yang diangkat menjadi CPNS menerima gaji pokok 80% dari gaji pokok PNS golongannya (PP 7/1977 Pasal 5), ditambah tunjangan yang berbeda di tiap instansi. Menurut tabel PP 5/2024, gaji pokok terendah golongan II/c — golongan awal lulusan D-III Polstat STIS — adalah Rp2.485.900, dan golongan III/a dengan masa kerja 0 tahun — golongan awal lulusan D-IV STIS — Rp2.785.700, sehingga gaji pokok CPNS-nya Rp1.988.720 dan Rp2.228.560.
Baca panduan →
Bagaimana Cara Mendaftar di BimbelKedinasan.com?
Daftar online lewat form atau WhatsApp — untuk kelas offline, lokasi dan jadwalnya bisa ditanyakan ke admin. Caranya mudah: isi form di halaman ini, atau WhatsApp 0857 7016 7080.

Langkah 1
Isi formulir pendaftaran & pilih program kelas
Lengkapi form pendaftaran di halaman ini.

Langkah 2
Transfer booking / pelunasan
Ke rekening BCA 474.888.9998 / Mandiri 164.000.330.7255 a.n. Newtonsix Sejahtera Indonesia.

Langkah 3
Konfirmasi pembayaran
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke 0857 7016 7080.

Langkah 4
Mulai program bimbingan belajar
Ikuti jadwal kelas dan try out sesuai program yang dipilih.
Booking + Pendaftaran SKD Kedinasan
Rp 1.300.000
- • Uang pelunasan dibayarkan di bimbel (total biaya keseluruhan dikurangi biaya booking + pendaftaran).
- • Simpan bukti transfer & bawa ketika datang ke bimbel.
Transfer ke:
BCA 474.888.9998
Mandiri 164.000.330.7255
a.n. Newtonsix Sejahtera Indonesia

Form Pendaftaran Bimbel Sekolah Kedinasan NewtonSix
Isi dan kirim form di bawah ini, admin kami akan segera menghubungi Anda.
Ada kelas offline dan online — tanyakan lokasi dan jadwal kelas offline langsung ke admin kami.
Pertanyaan Seputar Program
Apa saja fasilitas program bimbel SKD kedinasan?
20 sesi pertemuan + bonus 5 sesi pertemuan tatap muka via aplikasi online, 4 kali Try Out (online sesuai CAT), Modul SKD, Modul Cara Cepat, Soal-soal HOTS TKP, Latihan psikotes, Aplikasi latihan soal, Aplikasi bank soal (berisi ribuan latihan soal).
Berapa biaya bimbel SKD kedinasan di BimbelKedinasan.com?
Rp 2.799.000 (harga normal Rp 3.498.000), ditambah biaya pendaftaran Rp 200.000.
Program ini untuk sekolah kedinasan apa saja?
Materi SKD (TWK, TIU, TKP) sama untuk semua sekolah kedinasan, jadi program ini dipakai untuk PKN STAN, Poltekip, STIN, STMKG, PTDI-STTD, Sekolah Kemenhub, Poltekim, Polstat STIS, Poltek SSN, IPDN.
Apakah bimbingan belajar BimbelKedinasan.com bersifat tatap muka?
Ya, kegiatan belajar mengajar bersifat tatap muka secara langsung. Kelas online juga tersedia melalui aplikasi Zoom.
Apakah ada bimbel SKD kedinasan online?
Ada. Selain kelas offline, program SKD bisa diikuti online lewat aplikasi Zoom, lengkap dengan Try Out online berbasis CAT, modul SKD, dan aplikasi bank soal. Lokasi dan jadwal kelas offline bisa ditanyakan ke admin.
Apakah BimbelKedinasan.com menyediakan Try Out berbasis CAT?
Ya, kami menyediakan Try Out berbasis Computer Assisted Test (CAT) agar siswa mendapat gambaran ujian seleksi Sekolah Kedinasan yang sesungguhnya dan dapat menyiapkan ujian dengan matang.
Bagaimana cara membayar pendaftaran BimbelKedinasan.com?
Pembayaran dapat dilakukan secara tunai, melalui EDC Bank BCA di kantor kami, atau transfer ke rekening BCA 474.888.9998 / Mandiri 164.000.330.7255 a.n. Newtonsix Sejahtera Indonesia.










