Panduan STIN
Syarat Masuk STIN 2026: Usia, Nilai Rapor, Tinggi Badan, dan Cara Daftar
Tim Pengajar BimbelKedinasan.com Diperbarui Oktober 2026
Jawaban singkat
Syarat utama masuk STIN 2026: usia 16–21 tahun per 31 Desember 2026, rata-rata nilai rapor semester 1–5 minimal 85, tinggi badan minimal 165 cm (pria) atau 160 cm (wanita), dan lulusan SMA sederajat tahun 2024–2026. Pendaftarannya lewat SSCASN BKN, dan pada 2026 hanya tersedia 100 kursi.
Syarat Umum Pendaftaran STIN 2026
Panitia STIN 2026 menetapkan syarat usia, pendidikan, nilai rapor, dan kondisi fisik — satu syarat tidak terpenuhi berarti gugur di seleksi administrasi.
| Syarat | Ketentuan 2026 |
|---|---|
| Usia | 16–21 tahun per 31 Desember 2026 |
| Pendidikan | Ijazah SLTA/sederajat lulusan 2024, 2025, atau 2026 |
| Nilai | Rata-rata nilai rapor semester 1–5 minimal 85 |
| Tinggi badan | Minimal 165 cm (pria) dan 160 cm (wanita), berat badan ideal |
| Penglihatan | Bagi yang berkacamata, maksimal ±1 |
| Kesehatan | Sehat jasmani dan rohani, tidak pernah patah tulang |
| Pilihan sekolah | Hanya boleh mendaftar ke satu sekolah kedinasan |
Ketentuan ijazah dan satu sekolah kedinasan tercantum di tahapan registrasi SSCASN; syarat lainnya di FAQ panitia.
Ketentuan Lain dalam Pengumuman Panitia
Pengumuman panitia 2026 yang dikutip media menambahkan ketentuan nilai per mata pelajaran, jalur lulusan SMK, status, dan kesediaan mengabdi.
Dokumen pengumuman lengkapnya tidak dimuat di ptb.stin.ac.id saat kami cek, jadi pastikan ulang ketentuan ini di pengumuman resmi tahun pendaftaranmu.
- Nilai Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 85.
- Lulusan Paket C tidak dapat mendaftar; lulusan SMK/MAK hanya untuk prodi Keamanan dan Intelijen Siber.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
- Tidak bertato dan tidak bertindik.
- Bersedia mengabdi di BIN selama 16 tahun dan ditempatkan di seluruh Indonesia.
Sumber: Medcom: pendaftaran STIN 2026 (mengutip pengumuman panitia)
Formasi STIN 2026
STIN membuka 100 kursi pada 2026 — salah satu formasi terkecil di antara 4.770 formasi sekolah kedinasan tahun ini.
| Program studi | Kursi 2026 |
|---|---|
| Sarjana Agen Intelijen | 60 |
| Sarjana Analis Intelijen | 20 |
| Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber | 20 |
| Total | 100 |
Total 100 kursi dari ptb.stin.ac.id dan BKN. Rincian per prodi serta komposisi sekitar 85% laki-laki dan 15% perempuan berasal dari pengumuman panitia yang dikutip media. Kuota per provinsi tidak kami temukan di sumber resmi.
Penjelasan tiap jurusan STIN Sumber: BKN: jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026 (4.770 formasi)
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi STIN 2026
Pendaftaran STIN 2026 dibuka 18–30 Agustus 2026 lewat SSCASN BKN, dilanjutkan SKD pada 22 September–7 Oktober dan seleksi lanjutan terpusat di Jakarta pada Oktober.
| Tahap | Jadwal 2026 |
|---|---|
| Pengumuman penerimaan | 15–24 Agustus |
| Pendaftaran di SSCASN | 18–30 Agustus |
| Seleksi administrasi | 18 Agustus–1 September |
| SKD (CAT BKN) | 22 September–7 Oktober |
| Pengumuman hasil SKD | 1–13 Oktober (bertahap) |
| Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) | Oktober, terpusat di Jakarta |
| Pengumuman akhir | 21 Oktober–1 November |
Hasil SKD dan pengumuman akhir mengikuti rentang jadwal BKN untuk sekolah kedinasan. Jadwal 2027 ditetapkan lewat pengumuman resmi STIN dan SSCASN — pantau ptb.stin.ac.id.
Cara Daftar STIN lewat SSCASN
Pendaftaran STIN dilakukan daring di portal SSCASN BKN, dan setiap peserta hanya boleh memilih satu sekolah kedinasan.
- Siapkan dokumen yang diminta pengumuman resmi, seperti identitas diri, ijazah atau rapor, dan pasfoto.
- Buat akun di sscasn.bkn.go.id menggunakan NIK, lalu lengkapi biodata.
- Pilih jalur sekolah kedinasan, instansi Badan Intelijen Negara, lalu program studi STIN yang dituju.
- Unggah dokumen, periksa ulang, akhiri pendaftaran, dan cetak bukti pendaftarannya.
- Pantau hasil seleksi administrasi dan jadwal SKD di akun SSCASN.
Panduan STIN lainnyaSemua info STIN → Panduan umum sekolah kedinasan
- Tes Masuk STIN: Tahapan Seleksi, Passing Grade SKD, dan Bobot NilainyaTes masuk STIN terdiri dari SKD berbasis CAT BKN (bobot 40%) dan Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB (bobot 60%) yang berisi tes psikologi, kesehatan, kesegaran jasmani, mental ideologi, dan bakat-minat, lalu diputuskan di sidang Pantukhir. Passing grade SKD 2026 adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156.
- Jurusan STIN: Program Studi, Formasi 2026, dan Karier LulusannyaSTIN memiliki program Sarjana Agen Intelijen dan Analis Intelijen serta Sarjana Terapan di bidang keamanan siber, intelijen teknologi, dan intelijen keuangan. Pada 2026 dibuka tiga prodi dengan total 100 kursi, dan lulusannya diangkat CPNS di Badan Intelijen Negara.
Pertanyaan Seputar Syarat Masuk STIN 2026
Berapa nilai rapor minimal untuk masuk STIN?
Rata-rata nilai rapor semester 1–5 minimal 85 pada seleksi 2026. Pengumuman panitia yang dikutip media juga mensyaratkan Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 85.
Berapa tinggi badan minimal masuk STIN?
Minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, dengan berat badan ideal.
Apakah boleh memakai kacamata untuk masuk STIN?
Boleh, selama ukurannya maksimal ±1.
Berapa batas usia masuk STIN?
16–21 tahun per 31 Desember tahun seleksi; untuk seleksi 2026 dihitung per 31 Desember 2026.
Berapa kuota STIN 2027?
Kuota 2027 belum diumumkan. Sebagai acuan, pada 2026: 100 kursi untuk seluruh Indonesia.
Kapan pendaftaran STIN 2027 dibuka?
Jadwalnya diumumkan resmi lewat ptb.stin.ac.id dan SSCASN. Sebagai gambaran, pendaftaran 2026 dibuka 18–30 Agustus 2026.
Sumber resmi (dicek Oktober 2026):
- FAQ syarat pendaftaran STIN 2026 (ptb.stin.ac.id)
- Tahapan & bobot seleksi STIN 2026 (ptb.stin.ac.id)
- Jadwal seleksi STIN 2026 (ptb.stin.ac.id)
- BKN: jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026 (4.770 formasi)
- Portal SSCASN BKN
- Medcom: pendaftaran STIN 2026 (mengutip pengumuman panitia)
- Kompas TV: BIN buka pendaftaran STIN 2026

