BimbelKedinasan.com by NewtonSix

Panduan IPDN

Tes Kesehatan dan Kesamaptaan IPDN: Apa yang Diuji dan Cara Persiapannya

Tim Pengajar BimbelKedinasan.com Diperbarui Oktober 2026

Jawaban singkat

Calon praja IPDN menjalani Tes Kesehatan Tahap I (pemeriksaan fisik, laboratorium, dan EKG), lalu pada seleksi penentuan akhir menjalani Tes Kesehatan Tahap II serta Tes Kesamaptaan dan Antropometri. Persiapan fisiknya perlu dimulai berbulan-bulan sebelum seleksi.

Jadwal dan Urutan Tes (SPCP 2026)

Pada SPCP 2026, tes kesehatan dilakukan dua kali: Tahap I di lokasi yang ditunjuk Polda, dan Tahap II bersama tes kesamaptaan di seleksi penentuan akhir.

  • Tes Kesehatan Tahap I: 17 Oktober 2026, di lokasi yang ditunjuk Polda.
  • Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran: 21–22 Oktober 2026 (CAT).
  • Seleksi penentuan akhir: 27 Oktober–5 November 2026 di Jatinangor (wilayah Papua: 27–31 Oktober di Jayapura dan Sorong) — verifikasi faktual administrasi tahap II, Tes Kesehatan Tahap II, Tes Kesamaptaan & Antropometri, dan wawancara.

Sumber: Jadwal seleksi lanjutan SPCP IPDN 2026

Apa yang Diperiksa di Tes Kesehatan IPDN

Tes Kesehatan Tahap I memeriksa kondisi fisik umum, laboratorium darah dan urine, serta jantung dengan EKG; peserta wajib puasa minimal 10 jam sebelumnya.

Tes Kesehatan Tahap II pada seleksi penentuan akhir berupa pemeriksaan medis menyeluruh; rinciannya mengikuti ketentuan panitia SPCP.

  • Anamnesis

    Wawancara riwayat kesehatan oleh tim pemeriksa.

  • Fisik umum

    Bedah, penyakit dalam, paru, saraf, kulit dan kelamin, obgyn (wanita), THT, nadi dan tekanan darah, tinggi/berat dan komposisi tubuh, mata, serta gigi dan mulut.

  • Laboratorium

    Urine rutin, darah lengkap, SGOT, SGPT, ureum, kreatinin, kolesterol total, glukosa puasa, dan asam urat.

  • Jantung

    Pemeriksaan jantung menggunakan EKG.

Sumber: Pedoman SPCP IPDN 2026 (spcp.ipdn.ac.id)

Tes Kesamaptaan dan Antropometri IPDN

Tes kesamaptaan mengukur kesiapan fisik, sedangkan antropometri mengukur proporsi tubuh — termasuk syarat tinggi badan minimal 160 cm (pria) dan 155 cm (wanita).

Gambaran materi kesamaptaan dari pengumuman IPDN 2019 (dikutip KemenPANRB)
MateriPriaWanita
Lari12 menit, minimal 1.200 m14 menit, minimal 1.200 m
Push up (±1 menit)35–40 kali30–35 kali
Sit up (1 menit)35–40 kali30 kali
Pull up / chinning10 kali—
Shuttle runDiujiDiuji

Standar di atas adalah acuan seleksi 2019. Standar terbaru diatur dalam surat edaran pelaksanaan SPCP tahun berjalan — cek dokumen resminya di spcp.ipdn.ac.id.

Sumber: KemenPANRB (2019): tahapan menjadi praja IPDN

Cara Menyiapkan Fisik dan Kesehatan

Mulailah latihan fisik dan cek kesehatan mandiri minimal 3–6 bulan sebelum seleksi, supaya ada waktu memperbaiki kekurangan.

  • Latihan lari rutin 3–4 kali seminggu, naikkan jarak dan kecepatan bertahap.
  • Push up, sit up, dan pull up setiap hari dengan target jumlah yang naik tiap minggu.
  • Latih kelincahan untuk shuttle run (lari bolak-balik).
  • Jaga berat badan dan komposisi tubuh; tidur cukup dan hindari begadang menjelang tes.
  • Periksakan mata, gigi, THT, dan tekanan darah lebih awal, lalu konsultasikan hasilnya dengan dokter.

Bandingkan tes kesehatan & fisik sekolah kedinasan lain

Tes Psikologi dan Wawancara

Tes psikologi IPDN memakai CAT untuk mengukur kecerdasan, kepribadian, sikap kerja, serta integritas dan kejujuran; wawancara dilakukan pada seleksi penentuan akhir.

  • Kecerdasan: berpikir praktis, verbal, logis, dan analitis.
  • Kepribadian: stabilitas emosi, prososial, penyesuaian diri, kepercayaan diri, motif berprestasi, dan pengambilan keputusan.
  • Sikap kerja: kecepatan, ketelitian, dan ketahanan kerja.
  • Integritas dan kejujuran: integritas, inovasi kepemimpinan, transparansi, produktivitas, profesionalisme, dan religiusitas.

Bandingkan psikotes sekolah kedinasan lain Sumber: Pedoman SPCP IPDN 2026 (spcp.ipdn.ac.id)

Panduan IPDN lainnyaSemua info IPDN →

Panduan umum sekolah kedinasan

Pertanyaan Seputar Tes Kesehatan dan Kesamaptaan IPDN

Apakah harus puasa sebelum tes kesehatan IPDN?

Ya. Pada SPCP 2026 peserta wajib puasa minimal 10 jam sebelum Tes Kesehatan Tahap I; yang boleh hanya air putih.

Berapa tinggi badan minimal masuk IPDN?

Pada SPCP 2026: minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.

Apa saja tes kesamaptaan IPDN?

Mengacu pengumuman sebelumnya: lari, push up, sit up, pull up/chinning, dan shuttle run, ditambah pemeriksaan antropometri. Standar tahun berjalan diatur surat edaran SPCP.

Di mana tes kesamaptaan IPDN dilaksanakan?

Pada 2026, bersama seleksi penentuan akhir di Jatinangor; untuk wilayah Papua di Jayapura dan Sorong.

Sumber resmi (dicek Oktober 2026):

Form Pendaftaran Bimbel Sekolah Kedinasan NewtonSix

Isi dan kirim form di bawah ini, admin kami akan segera menghubungi Anda.

Ada kelas offline dan online — tanyakan lokasi dan jadwal kelas offline langsung ke admin kami.

Boleh nomor siswa atau orang tua.

Kelas Saat Ini *

Admin kami akan menghubungi Anda lewat WhatsApp.