Sekolah Kedinasan merupakan sekolah lanjutan tingkat tinggi yang dibangun dan di kelola di bawah pengawasan kementerian maupun instansi pemerintahan. Sekolah Kedinasan ini umumnya menyelenggarakan kuliah dengan biaya gratis dan jaminan mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Jadi, tidak mengherankan jika sekolah kedinasan ini tiap tahunnya diserbu oleh para calon pendaftar yang merupakan lulusan SMA, MA, SMK atau sederajat yang berharap dapat berhasil lolos dan dapat menempuh kuliah disana,

Berbeda dengan pendaftaran perguruan tinggi pada umumnya, mendaftar sekolah kedinasan memiliki alur pendaftaran yang lebih panjang serta syarat pendaftaran yang masing-masing berbeda di tiap sekolah kedinasannya. Pendaftaran sekolah kedinasan dapat dilakukan pada portal SSCN BKN dengan alamat www.sscasn.bkn.go.id. Setiap calon pesertra harus mendaftar di website tersebut lalu mendaftar di portal sekolah kedinasan yang diminiati.

Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2019

Di tahun 2020 ini, alur pendaftaran sekolah kedinasan belum ditentukan seperti apa. Namun jika kita merujuk di tahun sebelumnya maka alur pendaftarannya seperti gambar di atas.

A. Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas di Portal SSCN BKN (sscasn.bkn.go.id)

1. Proses Pembuatan Akun Pendaftaran SSCASN

  1. Calon peserta mendaftar online melalui di dikdin.bkn.go.id
  2. Klik menu Registrasi
  3. Lalu terbuka halaman baru dengan alamat web dikdin-daftar.bkn.go.id
  4. Kemudian isikan NIK, Nomor Kartu Keluarga / NIK Kepala Keluarga, dan Centang captcha pada kolom “I’m not a robot”
  5. Kemudian klik “Lanjutkan
  6. Selanjutnya lengkapi data-data pada kolom yang masih kosong
  7. Upload pas foto dengan latar belakang merah dalam format JPG minimal 120 kb maksimal 200 kb
  8. Pastikan Anda mengisi semua data dengan benar dan lengkap. Data yang telah disimpan tidak dapat diperbaiki atau dirubah
  9. Selanjutnya klik “Selanjutnya
  10. Halaman pemberitahuan bahwa pembuatan akun SSCASN Sekolah Kedinasan berhasil, klik “Cetak Informasi Pendaftaran” untuk mencetak Kartu Infromasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil membuat akun. Simpan kartu tersebut dengan baik
  11. Klik “Lanjutkan Login Pendaftaran” untuk ke form berikutnya.

Data2 yang diisi pada langkah ke-6 yaitu :

  • Nama Tanpa Gelar
    • Isi nama tanpa gelar sesuai dengan yang tercantum pada ijazah
  • Tempat Lahir
    • Isi tempat lahir (Kabupaten/Kota), sesuai dengan ijazah
  • Tanggal Lahir
    • Isi tanggal lahir sesuai dengan ijazah
  • Jenis kelamin
    • Pilih jenis kelamin yang sesuai
  • E-mail
    • Masukan e-mail aktif dan valid
  • Password
    • Masukan password yang mudah diingat.
    • Harap catat dan simpan password Anda karena akan digunakan untuk login
  • Konfirmasi Password
    • Masukkan kembali password telah Anda masukan
  • Pertanyaan Pengaman 1
    • Pilih pertanyaan pengaman Anda
  • Jawaban Pengaman
    • Masukan jawaban pertanyaan pengaman 1 yang telah Anda pilih
  • Pertanyaan Pengaman 2
    • Pilih pertanyaan pengaman Anda
  • Jawaban Pengaman
    • Masukan jawaban pertanyaan pengaman 2 yang telah Anda pilih
  • Captcha
    • Masukan kode captcha yang tampil di layar

2. Login ke Portal SSCASN Sekolah Kedinasan dan Isi Biodata
1. Setelah pelamar berhasil daftar, silahkan login ke dikdin.bkn.go.id dengan klik tombol “Login” yang tertera di sudut kanan atas.
2. Masukan NIK dan password yang telah Anda daftarkan lalu akan tampil halaman Form Biodata Peserta :

  1. Upload Swafoto :
    1. Upload foto selfie dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya
    2. Caranya : klik tombol “Choose file”, cari dokumen swafoto berwarna dengan ketentuan format JPEG ukuran minimal 120 kb dan maksimal 200kb
  2. Mendaftar Formasi :
    1. Pilih Sekolah dan Jenis Formasi sesuai dengan peminatan
    2. Klik tombol “Pilih”
    3. Pilih pendidikan terakhir Anda saat ini
    4. Pilih Jurusan yang tersedia
    5. Pilih Lokasi Formasi yang tersedia
    6. Pilih Lokasi Test yang tersedia
    7. Pilih Provinsi/Negara/SMA/SMK Anda berada
    8. Isi nama Sekolah Anda sesuai dengan ijazah (SMA/SMK/Sederajat)
    9. Isi Tahun Lulus
    10. Isi nomor ijazah pendidikan terakhir Anda
    11. Isi tahun lulus pendidikan terakhir Anda
    12. Isi kode captcha yang tampil
    13. Bila data sudah terisi dengan lengkap dan benar, klik tombol . Bila ada data yang kurang lengkap, sistem akan mengeluarkan notifikasi seperti berikut : Harap mengisi bagian yang bertanda merah sebelum menyimpan. Lalu klik “Baiklah”
  3. Pengisian Nilai :
    • Pelamar memasukkan nilai rata-rata raport terakhir. Untuk mengisi menu ini, harap diperhatikan dan dibaca baik-baik Petunjuk Pengisian Nilai, karena setiap Sekolah Kedinasan memiliki aturan yang berbeda-beda.
  4. Pengisian Biodata :
    • Pada form ini, pelamar harus melengkapi kolom-kolom yang tersedia dengan benar. Pelamar juga dapat memperbaiki Nama Sesuai Ijazah, Tempat Lahir sesuai Ijazah, Tanggal Tanggal Lahir sesuai Ijazah, E-mail pada form ini.
    • Isi kode captcha yang tampil pada kolom yang disediakan. Klik “Selanjutnya” untuk ke halaman selanjutnya.
  5. Unggah Dokumen :
    • Pelamar mengunggah dokumen yang diperlukan sesuai dengan persyaratan. Jenis dokumen dan ukuran file yang diunggah tercantum pada setiap jenis dokumen yang diperlukan.
    • Untuk mengunggah dokumen, klik tombol “Unggah”
    • Untuk mengecek dokumen yang telah diunggah dengan klik tombol “Lihat”
    • Bila dokumen yang diunggah belum sesuai, klik “Unggah” tombol untuk mengganti dokumen tersebut
    • Klik “Selanjutnya” untuk ke halaman selanjutnya
  6. Resume :
    • Setelah pelamar melengkapi semua tahapan di atas, periksa kembali resume pendaftaran yang tampil. Pastikan bahwa data telah sesuai dan benar dengan mencentang setiap isian yang telah dilengkapi oleh Pelamar.

3. Centang pernyataan yang tampil pada kotak merah muda, kemudian klik “Akhiri Proses Pendaftaran”. Setelah tombol tersebut diklik, pelamar tidak dapat merubah data yang telah dikirim ke sistem dengan alasan apapun

4. Selanjutnya klik tombol “Iya”, dan tombol “Cetak Kartu Informasi Akun” dan “Cetak Kartu Pendaftaran” akan tampil.

Kartu Pendaftaran SSCASN Sekolah Kedinasan telah menggunakan tanda tangan digital dan disertifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Setelah mendaftar di Portal SSCN BKN, selanjutnya calon peserta sekolah kedinasan wajib melakukan pendaftaran di Portal Instansi yang diminati.

Sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan kementerian maupun instansi pemerintahan antara lain adalah PKN STAN (Kementerian Keuangan), IPDN (Kementerian Dalam Negeri), Poltekip dan Poltekim (Kementerian Hukum dan HAM), STTD dan beberapa sekolah lainnya (Kementerian Perhubungan), Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik), STIN (Badan Intelijen Negara), STSN (Badan Siber dan Sandi Negara), STMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika).

Berikut adalah syarat pendaftaran dari masing-masing instansi. Berhubung syarat pendaftaran Sekolah Kedinasan 2020/2021 belum resmi dikeluarkan, maka persyaratan pendaftaran yang akan dijabarkan merujuk pada tahun 2019/2020. Mari dibaca dengan seksama.

SYARAT PENDAFTARAN POLITEKNIK STATISTIKA STIS

Untuk dapat mengikuti proses seleksi PMB Politeknik Statistika STIS, pendaftar memenuhi syarat-syarat berikut:

A. Persyaratan Umum

  1. Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), tidak buta warna (baik total maupun parsial) dan bebas narkoba;
  2. Lulusan SMA/MA Jurusan IPA/IPS; atau
  3. Calon lulusan SMA/MA Jurusan IPA/IPS Tahun Ajaran 2018/2019 kelas XII;
  4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 70,00 (skala 1-100) atau 2,80 (skala 1-4,00) pada rapor kelas XII semester I;
  5. Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September 2019;
  6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS sampai dengan pengangkatan PNS;
  7. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
  8. Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS;
  9. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS;
  10. Setelah lulus pendidikan di Politeknik Statistika STIS, bersedia ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya sesuai penempatannya di seluruh wilayah Indonesia sampai tingkat Kabupaten/Kota;

B. Persyaratan Khusus untuk Program Diploma III

Domisili pendaftar dari Provinsi di seluruh Indonesia kecuali provinsi di Pulau Jawa dan Bali yang dibuktikan dengan kartu keluarga.

SYARAT PENDAFTARAN SEKOLAH TINGGI SANDI NEGARA (STSN)

Untuk dapat mendaftar STSN, calon pendaftar harus memenuhi syarat sebagai berkut:
I. PERSYARATAN

A. PERSYARATAN UMUM

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Pria/Wanita;
  3. Siswa kelas XII atau lulusan:
    a. SMA jurusan IPA;
    b. Madrasah Aliyah jurusan IPA;
    c. SMK Teknik Elektronika Industri;
    d. SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi:
    1) Program Keahlian Telekomunikasi, Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi;
    2) Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika, Kompetensi Keahlian:
    • Rekayasa Perangkat Lunak;
    • Teknik Komputer dan Jaringan; dan
    • Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi.
  4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (umum/pengetahuan/teori/wajib) masing-masing minimal 80, pada semester IV dan V;
  5. Usia minimal 17 tahun dan tidak melebihi dari 21 tahun pada tanggal 31 Desember 2019;
  6. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak cacat fisik dan mental;
  7. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  8. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak bekas tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga;
  9. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STSN;
  10. Tidak pernah putus studi/droup out (DO) dari STSN dan/atau sekolah kedinasan pemerintah lainnya;
  11. Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain;

B. PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Asli surat lamaran kepada Ketua STSN ditulis tangan dengan tinta warna hitam, bermaterai Rp. 6.000,-;
  2. Asli dan Fotokopi rapor semester IV dan V dan lembar identitas diri pada rapor yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan;
  3. Asli surat keterangan konversi nilai rapor skala 0-100 yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila nilai rapor menggunakan skala huruf);
  4. Asli dan Foto copy Ijazah/Transkrip Nilai Ujian Nasional (NUN) yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila lulus tahun sebelumnya);
  5. Asli Surat Keterangan mengikuti Ujian Nasional yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah/pejabat yang berwenang bagi pelamar Kelas XII SMA/sederajat;
  6. Asli SKCK dari Kepolisian Sektor (Polsek) setempat;
  7. Asli surat pernyataan yang ditandatangani oleh pelamar dan diketahui oleh orang tua/wali yang menyatakan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan dan sanggup mengganti biaya pendidikan apabila melanggar, bermaterai Rp. 6.000,- (contoh format disediakan panitia);
  8. Asli Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Puskesmas/rumah sakit;
  9. Asli Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Kepala Desa/Kelurahan setempat;
  10. Asli dan Fotokopi identitas diri berfoto seperti KTP atau SIM atau Kartu Pelajar;
  11. Asli dan Fotokopi KK (Kartu Keluarga);
  12. Pas foto berwarna terbaru (3 bulan terakhir) ukuran 4×6 cm sebanyak 1 (satu) lembar, berlatar belakang merah;
  13. Bersedia membayar biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) BKN sesuai PP Nomor 63 Tahun 2016 sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) setiap peserta.

SYARAT PENDAFTARAN SEKOLAH TINGGI INTELIJEN NEGARA (STIN)

Untuk dapat mendaftar STIN, calon pendaftar harus memenuhi syarat sebagai berkut:

1. PERSYARATAN PENDAFTARAN

 A. Umum
  1. Warga Negara Indonesia (pria/ wanita).
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945.
  4. Usia pada tanggal 31 Desember 2019 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih darI 20 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir);
  5. Berijazah serendah – rendahnya SMA/ MA/ SMK /Sederajat (bukan lulusan paket A, B dan C);
  6. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan sampai dengan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS);
  7. Belum pernah melahirkan (wanita) dan belum pernah punya anak biologis (pria);
  8. Tidak bertato/ memiliki bekas tato dan bertindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (wanita). Tidak bertato/ memiliki bekas tato dan bertindik pada bagian tubuh manapun (pria)
  9. Sehat jasmani dan rohani
  10. Tidak pernah mengalami patah tulang
  11. Tinggi badan minimal (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    • Pria        : 165 (seratus enam puluh lima) cm; dan
    • Wanita : 155 (seratus lima puluh lima) cm.
  12. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/pekerjaan dengan instansi/perusahaan lain;
  13. Siap ditempatkan dimana saja;
  14. Bersedia memberikan ganti rugi kepada negara, apabila dalam proses pendidikan di STIN mengundurkan diri atas kemauan sendiri;
  15. Untuk Putra – Putri asli dari Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan NTT dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar akan diberlakukan Afirmasi dengan kuota 7 (tujuh) orang dan apabila kouta tidak tidak terpenuhi akan diisi dari jalur non-afirmasi, dengan menunjukan bukti fotocopy Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan garis keturunan orang tua (ayah dan ibu kandung) asli dari wilayah tersebut dan dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kelurahan/Kepala Desa.
B. Administrasi
  • Persyaratan Umum :
    1. Surat ijin Orang Tua/wali
    2. Foto copy ijazah SMA/ MA/ SMK untuk lulusan tahun 2017 dan tahun 2018, dengan nilai rata-rata 70 (Tujuh Puluh) dan Foto copy raport lulusan SMA/ MA/ SMK tahun 2019, semester genap mulai kelas X s.d XI, dan raport kelas XII semester 1 dengan nilai rata – rata 70 (tujuh puluh).
    3. Surat keterangan berbadan sehat, tidak buta warna dari Puskesmas/RSUD
    4. Surat keterangan bebas NARKOBA dari RSUD
    5. SKCK dari Kepolisian setempat
    6. Surat keterangan belum pernah menikah dari Kepala Desa/Kelurahan
    7. Pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 1 buah, bagi putra latar belakang merah dan bagi putri latar belakang biru, foto seluruh badan berwarna terbaru ukuran poscard dengan pakaian atas putih bawah hitam (tampak depan samping kanan dan kiri).
    8. Foto Copy Akte Kelahiran/kenal Lahir
    9. Foto Copy Kartu Keluarga (KK).
    10. Foto Orang Tua/Wali.
  • Persyaratan Khusus untuk Jalur Undangan :
    1. IQ diatas 120 dengan nilai rapor rata-rata 80, atau
    2. Juara Olimpiade mininmal tingkat provinsi dangan IQ diatas 110 dan nilai rata-rata diatas 75, atau
    3. Memiliki kemampuan bela diri dan bahasa dengan IQ diatas 110 dan nilai rata-rata rapor di atas 75.

SYARAT PENDAFTARAN SEKOLAH TINGGI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA (STMKG)

Ketentuan pendaftaran Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) tahun Akademik 2019/2020. Untuk dapat mengikuti proses pendaftaran PTB STMKG 2019 maka pendaftar harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

Persyaratan Umum

  1. Pria/Wanita Warga Negara Indonesia
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata maksimal minus (-) 2, spheris dan tidak silinder.
  3. Umur tidak kurang dari 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 1 September 2019.
  4. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
  5. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan.
  6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
  7. Tinggi badan minimal 163 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang.
  8. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Persyaratan Akademik

  1. Lulus atau akan lulus SMA/Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA atau SMK dengan kompetensi keahlian Teknik Elektronika lndustri, Teknik Mekatronika, Teknik Jaringan Akses, Teknik Transmisi Telekomunikasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputerdan Jaringan.
  2. Lulus atau akan lulus SMK dengan kompetensi keahlian pada butir (a) tersebut hanya dapat mendaftar untuk jurusan lnstrumenta si-Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG). Kompetensi keahlian selain pada butir (a) tersebut tidak dapat diterima.
  3. Bagi yang lulus sebelum tahun 2018, nilai ijazah untuk mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa lnggris masing-masing minimal 70 (skala 100).
  4. Bagi yang akan lulus pada tahun 2019, nilai rapor untuk tiga semester terakhir (semester 3, 4, dan 5) pada mata pelajaran Fisika. Matematika, dan Bahasa lnggris masing-masing minimal 70 (skala 100).

SYARAT PENDAFTARAN INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN)

I. Persyaratan Pendaftaran IPDN
A. Persyaratan Umum Pendaftaran IPDN:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan, dan
  3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm

B. Persyaratan Administrasi Pendaftaran IPDN:

  1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan ketentuan
  2. Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020; dan
  3. Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020;
  4. KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el;
  5. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el yang ditandatangani oleh pejabat berwenang;
  6. Surat Keterangan sebagai peserta Ujian Nasional dari Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang, bagi siswa SMU / MA kelas 3 Tahun Ajaran ini.
  7. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten / Kota masing-masing dan mengetahui Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP);
  8. Alamat e-mail yang aktif; dan
  9. Pas foto

C. Persyaratan Khusus Pendaftaran IPDN:

  1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  2. Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama / adat;
  3. Tidak bertato atau bekas tato;
  4. Tidak menggunakan kacamata / lensa kontak;
  5. Belum pernah menikah / kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
  6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat;
  7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
    • Sanggup tidak menikah / kawin selama mengikuti pendidikan;
    • Bersedia diangkat menjadi CPNS / PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
    • Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN;
    • Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN; dan
    • Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).
  8. Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya dari IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas / dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas; dan
  9. Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada Website SPCP IPDN.

SYARAT PENDAFTARAN POLTEKIP DAN POLTEKIM

A. PERSYARATAN

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. Pria/Wanita;
  3. Pendidikan SLTA sederajat;
  4. Usia pada tanggal 1 April 2019 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun
    (dibuktikan dengan akte Kelahiran/surat keterangan lahir);
  5. Tinggi Badan minimal Pria 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal)
    berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli;
  6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai
    kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna;
  7. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan
    lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat dengan disertakan surat
    keterangan dari ketua adat;
  8. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya
    selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan
    kanan);
  9. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/ Kepala Desa dan
    sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan;
  10. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh
    Wilayah Indonesia;
  11. Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN dan
    POLITEKNIK IMIGRASI dan atau Akademi/Sekolah Kedinasan Pemerintah lainnya;
  12. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya
    setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni;
  13. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ pekerjaan dengan instansi/ perusahaan lain.

SYARAT PENDAFTARAN PKN STAN

  1. Lulusan (tahun 2018 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2019) semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar:
    1. Untuk lulusan tahun 2018 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian tulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
    2. Untuk calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2,80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar. usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.
  4. Sehat jamdani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah:
    1. mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;
    2. mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan
    3. mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu
  5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  6. Khusus program studi kepabeanan dan cukai ditambahkan persyaratan sebagai berikut :
    1. Untuk program studi Diploma I:
      1. Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm
      2. Perempuan tinggi badan minimal 155 cm
    2. Untuk Program studi Diploma III:
      1. Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm
    3. Tidak Cacat Badan;
    4. Tidak Buta Warna; dan
    5. Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.
  7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:
    1. telah menyelesaikan SD atau yang sederajat, SMP/SLTP atau yang sederajat di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur
    2. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur
  8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasaran PP Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
  9. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa baru PKN STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.

SYARAT PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN DI BAWAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN (STTD, STPI CURUG, STIP JAKARTA, dsb)

A. Persyaratan Pendaftaran

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia maksimal 23 tahun dan minimal 16 tahun, khusus untuk:
    • D-II PKB STTD minimal 17 tahun;
    • D-III LLU minimal 18 tahun;
    • D-lV LLU minimal 17 tahun.
  3. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan:
    • Untuk lulusan tahun 20l8 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian 1-4); atau
    • Untuk Calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian l-4), dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki nilai rata-rata ujian tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian 1-4).
  4. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, khusus untuk :
    • Program studi D-III PKP minimal 165 cm;
    • Program studi D-IV Penerbang pria minimal 165 cm dan wanita minimal 163 cm;
    • Program studi D-III OBU pria minimal 165 cm, dan wanita minimal 160 cm.
  5. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;
  6. Calon Taruna tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama ladat;
  7. Calon Taruni tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan);
  8. Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total;
  9. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  10. Belum pernah diberhentikan sebagai Taruna / Taruni di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan dan Perguruan Tinggi lainnya dengan tidak hormat;
  11. Bersedia menaati segala peraturan pada Pola Pembibitan;
  12. Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan dll), melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual;
  13. Dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas / dokumen;
  14. Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni (bermaterai 6000 Rupiah);
  15. Khusus Program Studi D-III PKP, berjenis kelamin pria;
  16. Khusus Calon Taruna/Taruni program studi di STTD, bersedia mengikuti pendidikan di kampus yang ditentukan oleh STTD sesuai dengan program studi yang dipilih;
  17. Memiliki Surat Elektronik (e-mail) yang masih aktif.

Demikian informasi alur dan syarat pendaftaran Sekolah Kedinasan. Mohon maaf jika ada kekeliruan dalam pemberian informasi. Nantikan selalu informasi terupdate mengenai pendaftaran Sekolah Kedinasan TA. 2020/2021.